digsby = im + email + social networks + Cloud Computing

ni aplikasi, idenya keren juga neh,.. nggabungin instant messenger, email dan social networks dalam satu aplikasi.. jadi bisa ym-an, ngcek email, ama fesbukan dalam satu aplikasi.. keren kan yakk ?? ga yah ?? keren ajalah bilang, ya ya ??.. hehe

tapi yang menarik buat gw bukan itu.. 😀 ternyata ni aplikasi support cloud computing.. apa itu cloud computing ?? gw jg ga terlalu paham detailnya seperti apa sebenarnya.. 😀  tp pas gw di Taiwan, teknologi ini sempat gencar dikenalkan ke kampus-kampus disana oleh Google Taiwan.. intinya sih, computing berbasis internet.. jadi melalui sebuah aplikasi internet seseorang bisa memanfaatkan kompie dibelahan dunia lain buat mengerjakan komputasinya..

nah, katanya si Digsby ini punya fitur buat cloud computing tersebut.. fitur tersebut bisa di-aktif/mati kan sesuai kemauan si pemilik kompie kok.. kalau kita aktif kan, maka ketika kompie dalam kondisi idle, si digsby akan memanfaatkan kompie kita untuk mengerjakan komputasi tertentu.. 🙂

NFS Server dan Client

Salah satu bagian penting dalam ngebangun linux cluster adalah NFS. NFS singkatan dari Network File System. Dengan menggunakan NFS, user di kompie client dapat dengan mudah mengakses file di server semudah mengakses di lokal direktori.

Pada artikel ini versi yang digunakan adalah fedora 8. Ada 4 paket yang harus di install di server dan client, yaitu:

  1. glibc-utils, yang merupakan development utilities dari GNU C library.
  2. nfs-utils-lib-devel, yakni development files untuk nfs-utils-lib library
  3. nfs-utils-lib, yakni NFS support library
  4. nfs-utils, yakni NFS utilities

Berikut settingan pada NFS server. Continue reading

multithreading in linux

Below is a sample multithreading program based on C language.


# include
...
/* parameter that will be passed to each matrix */
struct v{
	...
};

/* function that will be executed in each thread */
void *runonThread(void *param){
	struct v* data = (struct v*) param;
	/* put your application here */
	pthread_exit(0);
}

int  main()
{
	pthread_t pid[NUMTHREADS];
	pthread_attr_t attr;
	...
	/* get the default attributes */
	pthread_attr_init(&attr);

	for(i=0; i... = ... ;
		/*passing 'data' as parameter to each thread*/
		pthread_create(&pid[i], &attr,
				runonThread, data);
	} 

	/*waiting for the threads to complete */
	for(i=0; i<NUMTHREADS; i++)
		pthread_join(pid[i], NULL);

	return 0;
}

You may download a sample application to count matrix multiplication that uses multithreads, Matrix_Mul.zip

process and fork()

Process is a program in execution. Process execution must progress in sequential fashion. A process includes program counter, stack, and data section. In UNIX, a process is created by fork() system call. Below is the main fork() program based on C language.


int main()
{
  pid_t pid = fork();

  if (pid < 0)
  {
		/*error occured*/
		fprintf(stderr,"error forking childn");
		exit(-1);
  }
  else if (pid == 0)
  {
		/*child process*/
		/* put your application here*/
		exit(0);
  }
  else
  {
		/*parent process*/
		int status;
		/*wait for child process to complete*/
		/*when child process has been completed, */
		/*it will return status 0 */
		wait(&status);
		exit(0);
  }
}

You may download a sample application to count fibonacci sequence that uses fork() system call, 3.5_fork.zip.

Shaheen Supercomputer

supercomputer IBM tipe Blue Gene/L System

supercomputer IBM tipe Blue Gene/L System

Gara-gara baca berita detik tentang ini ni, perhatian gw dr ngerjain thesis teralihkan sebentar. Tenang, masih ada hubungannya ama thesis gw kok, makanya gw jadi pengen nyari infonya. Soal yang di detik.com spec nya ga dijelasin. Gini ternyata..

Awalnya, ini cita-cita IBM yang pengen ngwujudin sebuah supercomputer dengan kemampuan petaflops computing. Sebagai informasi, 1 peta = 1000 terra = 1 juta giga,  trus flops itu singkatan dari floating point operations per second, yakni kemampuan kalkulasi sebuah processor dalam satu detik. Sebagai perbandingan, processor Intel Core 2 Duo yang lg musim sekarang ini kemampuannya berada di kisaran 5-25 gigaflops. Jadi udah kebayangkan gimana kemampuan supercomputer itu. Nah balik lagi. Ternyata cita-cita IBM ini sejalan dengan ambisi King Abdullah University of Science and Technology (KAUST) yang ingin mendirikan Supercomputing Research Center terbesar di dunia. Jadi lah mereka bekerjasama mewujudkan cita-cita ini dalam beberapa tahun ke depan. Nah, sebagai langkah awal, dibangun lah supercomputer keluaran IBM tipe terbaru yakni Blue Gene/P System yang akan ditempatkan di Al-Khawarzimi Applied Mathematics Building, KAUST. Blue Gene/P Sytem ini pengembangan dari tipe Blue Gene/L System yang dirilis November 2004 silam. Continue reading